Bodo/Glimt Vs Inter: Si Ular Kalah, Chivu Salahkan Rumput Sintetis
Bodo, Norwegia – Laga Bodo/Glimt menghadapi Inter Milan berakhir mengejutkan bagi tim Italia. Inter, yang dijuluki “Si Ular”, harus menelan kekalahan di kandang Bodo/Glimt, dengan skor tipis 2-1 dalam laga fase grup kompetisi Eropa, Rabu (19/2).
Kekalahan yang Mengejutkan
Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan. Menurutnya, salah satu faktor yang membuat timnya kesulitan adalah kondisi lapangan. “Rumput sintetis di stadion Bodo/Glimt cukup berbeda dengan yang biasa kami hadapi. Itu memengaruhi ritme permainan dan kontrol bola pemain,” ujar Chivu dalam konferensi pers usai laga.
Statistik Laga
-
Gol Bodo/Glimt: 2
-
Gol Inter Milan: 1
-
Penguasaan bola Inter: 62%
-
Tembakan tepat sasaran Inter: 5
Meski mendominasi penguasaan bola, Inter kesulitan mencetak gol karena permainan cepat Bodo/Glimt dan permukaan lapangan sintetis yang membuat bola meluncur lebih cepat.
Reaksi Media dan Penggemar
Kekalahan ini menjadi sorotan media Italia dan Norwegia. Banyak penggemar yang mempertanyakan performa Inter di laga tandang, sementara pendukung Bodo/Glimt memuji strategi cepat dan adaptasi tim mereka terhadap lapangan sintetis.
Beberapa analis juga menyoroti bahwa permainan Inter di lapangan alami berbeda dibandingkan dengan lapangan sintetis, yang memang cukup umum di stadion-stadion Norwegia.
Chivu: Fokus Persiapan Laga Berikutnya
Meski kalah, Chivu menekankan timnya harus segera bangkit. “Kami akan belajar dari pengalaman ini, terutama adaptasi dengan kondisi lapangan yang berbeda. Fokus kami sekarang mempersiapkan pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Laga ini menegaskan bahwa faktor lapangan bisa jadi penentu di kompetisi internasional, terutama ketika tim menghadapi permukaan rumput sintetis yang jarang ditemui di liga domestik Italia.

